Jeti Skala Kecil, Strategi DKP Kukar Tingkatkan Layanan Nelayan

0

Kepala DKP Kukar, Muslik. *(ADV Diskominfo Kukar/vk)

Share Now

Wishindonesia.id, TENGGARONG — Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kutai Kartanegara mengembangkan pembangunan jeti skala kecil di daerah-daerah pesisir sebagai alternatif bagi wilayah yang belum memiliki Tempat Pelelangan Ikan (TPI) besar. Kepala DKP Kukar, Muslik, menyatakan bahwa langkah ini lebih tepat guna dibanding membangun fasilitas besar.

“Tidak semua wilayah butuh TPI besar. Untuk daerah yang skalanya kecil, kita cukup bangun jeti sebagai tempat pendaratan ikan,” ujar Muslik.

Jeti-jeti ini telah dibangun di berbagai titik seperti Muara Jawa, Samboja, Anggana, dan Muara Badak. Fungsinya tidak hanya sebagai pelabuhan sandar, melainkan juga pusat aktivitas nelayan untuk bongkar muat hasil tangkapan harian.

Menurut Muslik, pembangunan jeti memiliki keunggulan dari sisi efisiensi anggaran, khususnya di daerah yang volume produksi perikanannya masih rendah.

“Kalau dibangun TPI tapi tidak dimanfaatkan, itu jadi mubazir. Maka kita pilih pendekatan yang lebih sesuai,” katanya.

Jeti juga menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem perikanan lokal yang bisa berkembang seiring pertumbuhan produksi.

Muslik menambahkan, keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan jeti penting untuk memastikan keberlangsungan fasilitas ini.

“Kita latih kelompok masyarakat untuk ikut urus dan rawat fasilitasnya,” tegasnya.

Dengan pendekatan ini, diharapkan akses distribusi hasil perikanan menjadi lebih baik, meningkatkan efisiensi operasional nelayan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi pesisir.

(*ADV Diskominfo Kukar/vk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *