Kecamatan Tenggarong Seberang Inisiasi Program Pengelolaan Sampah Berbasis Desa

0

Ilustrasi Tempat Pembuangan Sampah. *(ADV Diskominfo Kukar/nr)

Share Now

Wishindonesia.id, TENGGARONG – Keterbatasan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) menjadi salah satu kendala utama dalam pengelolaan sampah di Kecamatan Tenggarong Seberang. Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah kecamatan mendorong sistem pengelolaan sampah berbasis desa agar masalah ini dapat diatasi lebih efektif.

Camat Tenggarong Seberang, Tego Yuwono, menyatakan bahwa solusi yang sedang dikaji adalah penggunaan fasilitas pembakaran sampah yang dapat ditempatkan di beberapa desa.

“Dengan adanya alat pembakaran sampah, kami berharap penumpukan sampah bisa dikurangi dan lebih mudah dikelola,” ujar Tego.

Namun, ia mengakui bahwa pengadaan alat tersebut masih dalam tahap evaluasi, mengingat harga dan spesifikasinya yang beragam di e-katalog.

“Kami harus memastikan bahwa alat yang akan dibeli sesuai dengan kapasitas dan anggaran yang tersedia,” katanya.

Selain kendala anggaran, regulasi terkait izin lingkungan juga menjadi hambatan utama dalam membangun TPS baru.

“Untuk membangun TPS, kami harus memenuhi berbagai persyaratan, termasuk analisis dampak lingkungan. Ini menjadi tantangan tersendiri,” jelasnya.

Sebagai langkah alternatif, pemerintah kecamatan tengah mempertimbangkan keterlibatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam pengelolaan sampah.

“Jika BUMDes bisa mengelola sampah dengan baik, ini tidak hanya menyelesaikan masalah lingkungan tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi,” tambahnya.

Pihak kecamatan berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah agar solusi ini bisa segera diterapkan.

“Kami membutuhkan solusi yang konkret agar pengelolaan sampah di Tenggarong Seberang bisa lebih efektif,” tutupnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *