Masjid di Loa Janan Manfaatkan Lahan Kosong untuk Budidaya Cabai

0

Camat Loa Janan, Hery Rusnadi. *(ADV Diskominfo Kukar/nr)

Share Now

Wishindonesia.id, TENGGARONG – Pemerintah Kecamatan Loa Janan terus menggencarkan program ketahanan pangan berbasis komunitas. Kali ini, dua masjid di kecamatan tersebut akan mengembangkan pertanian cabai dengan memanfaatkan lahan kosong di sekitar tempat ibadah. Program ini didukung oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kutai Kartanegara sebagai langkah konkret dalam memperkuat kemandirian pangan masyarakat.

Camat Loa Janan, Hery Rusnadi, menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk mengoptimalkan ruang yang tersedia agar lebih produktif. Selain itu, budidaya cabai di lingkungan masjid diharapkan bisa memberi manfaat bagi jamaah serta warga sekitar.

“Kami ingin memastikan bahwa lahan kosong dapat digunakan sebaik mungkin. Dengan adanya tanaman cabai ini, jamaah dan masyarakat sekitar bisa lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari,” ujar Hery.

Ia menambahkan bahwa inisiatif ini juga memiliki nilai edukatif, di mana masyarakat bisa belajar tentang cara menanam dan merawat cabai secara mandiri. Selain itu, hasil panen nantinya bisa digunakan untuk kebutuhan masjid atau bahkan dijual untuk menambah pemasukan bagi pengelola tempat ibadah.

Selain memperkuat ketahanan pangan, program ini diharapkan dapat meningkatkan kebersamaan antarwarga. Dengan menanam dan merawat cabai secara bersama-sama, akan terbentuk interaksi sosial yang lebih erat di antara jamaah.

“Kami berharap program ini bisa menjadi contoh bagi masjid-masjid lain di Loa Janan dan sekitarnya. Jika semakin banyak tempat ibadah yang terlibat, manfaatnya akan semakin besar,” jelasnya.

Pemerintah Kecamatan Loa Janan akan terus mendukung program ini dengan memberikan bimbingan dan pengawasan agar berjalan dengan baik. Hery juga menekankan bahwa pemanfaatan pekarangan masjid bisa menjadi solusi dalam menghadapi kenaikan harga pangan. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *