Petani Desa Segihan Beralih ke Teknologi Pertanian untuk Meningkatkan Produktivitas

0

Pertanian di Desa Segihan. *(ADV Diskominfo Kukar/nr)

Share Now

Wishindonesia.id, TENGGARONG – Pemerintah Desa Segihan terus mendorong petani untuk memanfaatkan teknologi pertanian modern guna meningkatkan hasil panen dan efisiensi produksi. Langkah ini merupakan bagian dari strategi pembangunan desa yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan petani.

Sekretaris Desa Segihan, Setiono Anitabhakti, menjelaskan bahwa pihaknya telah menggandeng Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk menyediakan sarana produksi pertanian (saprotan) yang lebih terjangkau bagi petani.

“Kami ingin petani memiliki akses yang lebih baik terhadap alat pertanian modern dan pupuk berkualitas. Dengan teknologi, hasil panen bisa lebih meningkat,” ujar Setiono.

Saat ini, luas lahan pertanian di Desa Segihan mencapai 100 hektare dengan rata-rata produksi sekitar tiga ton per hektare. Menurut Setiono, angka tersebut masih bisa ditingkatkan jika petani mulai beralih ke metode pertanian berbasis teknologi.

Selain penyediaan alat pertanian, pemerintah desa juga tengah mengupayakan program edukasi dan pelatihan bagi petani agar mereka lebih siap dalam menerapkan metode pertanian yang lebih efisien.

“Jika ada pelatihan berkala dan kemudahan akses ke pupuk serta alat pertanian modern, kami yakin produksi pertanian di desa ini bisa lebih optimal,” ungkapnya.

Pemerintah Desa Segihan optimistis bahwa dengan penerapan teknologi pertanian, kesejahteraan petani dapat meningkat. Selain meningkatkan produksi, penggunaan teknologi juga bisa mengurangi risiko gagal panen akibat cuaca ekstrem dan hama.

“Kami akan terus mendukung petani dalam proses adaptasi ke sistem pertanian yang lebih maju agar mereka dapat bersaing di pasar dan memperoleh hasil yang lebih baik,” tambah Setiono. (*).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *