Bupati Kukar Dorong Masjid Jadi Pusat Pembinaan Umat dan Pendidikan Keagamaan

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah bersama jajaran melanjutkan kunjungan silaturahmi Ramadhan Pemkab Kukar, kali ini ke wilayah Kecamatan Loa Janan. *(ADV Diskominfo Kukar/vk)

Wishindonesia.id, TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) melanjutkan rangkaian Safari Ramadhan ke Kecamatan Loa Janan pada Jumat (21/3/2025). Dalam kunjungan tersebut, Bupati menyerahkan bantuan kepada warga dan takmir masjid, sekaligus memberikan arahan terkait penguatan peran masjid dalam masyarakat.
Bantuan yang diserahkan terdiri dari jam digital, pengeras suara, mushaf Yasin, mukena, sajadah, buku Iqro, serta sembako dari Baznas Kukar dan bantuan pribadi Bupati. Kegiatan ini juga dirangkai dengan buka puasa bersama warga.
“Saya ucapkan terima kasih kepada takmir masjid yang telah menjaga fungsi masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tapi juga pusat pendidikan dan sosial,” ujarnya.
Bupati menyoroti pentingnya Gerakan Etam Mengaji (GEMA) yang telah mendorong peningkatan budaya baca Al-Qur’an di Kukar. Ia menyebut prestasi Kukar yang enam kali berturut-turut juara MTQ tingkat provinsi adalah bukti nyata keberhasilan program ini.
“GEMA harus terus diperluas. Ini bukan sekadar program, tapi gerakan moral untuk membentuk karakter generasi Qur’ani,” imbuhnya.
Menurutnya, masjid bisa berperan besar dalam membina generasi muda dan memperkuat nilai-nilai keislaman di masyarakat.
“Masjid adalah pusat pembinaan umat. Tidak hanya saat Ramadhan, tapi sepanjang tahun harus hidup dengan kegiatan positif,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa Safari Ramadhan bukan hanya tentang pemberian bantuan, tetapi juga menjadi media komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat.
“Kami datang bukan hanya untuk memberi, tapi juga mendengar. Aspirasi warga akan menjadi bahan kebijakan pemerintah ke depan,” tuturnya.
Bupati menutup dengan ajakan untuk terus menjaga masjid dan menjadikannya sebagai titik sentral dalam pembangunan karakter umat.
“Perkuat peran masjid sebagai tempat pendidikan, kebersamaan, dan penguatan spiritual masyarakat,” pungkasnya.
(*ADV Diskominfo Kukar/vk)







